Minggu, 27 November 2016

Sejarah Singkat Kisah Nabi Musa AS

Nabi Musa dilahirkan di Negeri Mesir pada masa pemerintahan Raja Firaun, ibunya bernama Yukabad dan ayahnya bernama Imran bin Yashar. Raja Firaun seorang Raja yang lalim dan kejam. Waktu itu dikeluarkan undang-undang apabila ada bayi lahir laki-laki, harus dibunuh dan apabila lahir bayi wanita dibiarkan hidup saja. Ketika Musa lahir, ibunya takut sekali, ia khawatir Musa akan dibunuh tetapi Allah SWT memberikan ilham agar bayi itu ditaruh di dalam peti kemudian dihanyutkan ke sungai Nil. Akhirnya, peti yang berisi bayi itu ditemukan oleh Asyiyah istri Firaun. Asyiyah memohon kepada suaminya agar bayi itu tidak dibunuh, tetapi dijadikan anak angkat saja.


Setelah Musa dewasa, ia tidak senang melihat kekuasaan Firaun yang sewenang-wenang. Bahkan Firaun telah menganggap dirinya sebagai Tuhan. Untuk memberantas kekejaman Firaun, Allah SWT mengangkat Musa menjadi Nabi dan Rasul. Nabi Musa menerima wahyu dan kitab suci Taurat. Sebagai seorang utusan Allah beliau diberi Mukjizat. Pengikut Nabi Musa semakin banyak sehingga Raja Firaun tambah khawatir. Nabi Musa dan pengikutnya dikejar-kejar sampai ke tepi laut merah.

Setelah Nabi Musa sampai di tepi Laut Merah dipukulkan tongkatnya ke laut, seketika laut menjadi kering sehingga dapat dilewati, para pengikut Raja Firaun telah berada di belakangnya. Musa lalu memukulkan kembali tongkatnya ke laut, maka tanah tersebut menjadi lautan lagi. Pasukan Firaun tergulung air laut dan mati semuanya. Selanjutnya Nabi Musa tinggal di Palestina. Di Palestina beliau menyebarkan agama Allah. Suatu hari terjadi pembunuhan karena berebut warisan, mereka mencari pembunuhnya. Nabi Musa memerintahkan mencari lembu betina, setelah lembu itu disembelih diambilnya sebagian tubuh hewan itu. Kemudian dipukulkan apada orang yang mati, orang yang mati tersebut langsung hidup kembali lalu menunjukkan siapa pembunuhnya.

Allah SWT berfirman dalam surat Al Baqarah ayat 73 yang berbunyi : “Lalu Kami berfirman, Pukullah mayat itu dengan sebagian anggota sapi betina itu. Demikian Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti”.

Suatu ketika Nabi Musa diperintahkan agar belajar ilmu pada Nabi Khidir AS, tujuannya agar tidak lupa diri, sombong, dan mengaku dirinya yang paling pintar. Akhirnya Nabi Musa menyadari bahwa Nabi Khidir ternyata lebih pandai dari pada dirinya. Nabi Musa wafat pada usia 123 tahun dan Nabi Musa wafat setelah tugas kenabiannya telah selesai.
Mukjizat Nabi Musa adalah :
  1. Tongkatnya dapat berubah menjadi ular yang besar.
  2. Tongkatnya dapat mengeringkan lautan bila dipukulkan.
  3. Tongkatnya dapat memancarkan air dari batu bila dipukulkan.
  4. Dapat menghidupkan orang yang telah mati dengan seizing Allah SWT.
Sumber:http://putraputraanggo.blogspot.co.id/2014/01/sejarah-singkat-kisah-nabi-musa-as.html


Related Posts:

  • CARA MENGHINDARI SIFAT SOMBONG Di era yang serba modern dan canggih saat ini mengubah pola pikir muslim dan muslimah menjadi lebih gengsi, lebih cuek, lebih tampil kebarat-baratan yang berorientasi pada kesombongan belaka. Padahal sifat sombong itu dilara… Read More
  • 10 Hikmah Melaksanakan Ibadah Puasa Ramadhan Ibadah puasa Ramadhan memiliki banyak keutamaan, dan diantara keutamaan tersebut sebagian besar manfaat/hikmahnya merupakan untuk diri kita sendiri. Belanja Online Praktis dan Diskon besar dibulan Ramadhan: http://ww… Read More
  • Mengapa Bayi Baru Lahir Harus Diadzankan? Inilah AlasannyaAnda tentu semua tahu kalau setiap bayi yang baru lahir tentu harus di adzankan oleh orangtuanya terutama oleh sang ayah. Tetapi apakah anda tahu kenapa bayi tersebut harus di adzankan, jika anda belum tahu maka inilah alasan… Read More
  • Pengertian surga dan neraka serta penjelasannya Ayat-ayat Al Qur’an tersebut memberikan bukti kepada kita bahwa Surga dan Neraka itu adalah benar adanya dan kita tidak bisa memungkirinya kecuali orang-orang yang kaafir kepada Alloh swt. Perhatikanlah firman All… Read More
  • Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban Sesuai Sunnah Nabi Saw Setiap tahun umat Islam di seluruh penjuru dunia yang memiliki kemampuan dan kesempatan berqurban, tentu tidak akan menyia-nyiakan amalan tersebut. Karena begitu besar nilai dan pahala di sisi Allah Ta’ala, sebagai sarana un… Read More

1 komentar: